Suatu
sore di suatu tempat di wilayah Indonesia... beberapa orang berjubah
dan berjenggot datang menyatroni kediaman seorang Wakil MBK (Manusia
Bunian Kebenaran). Mereka menatap WMBK dengan sorot mata tajam dan
tak senang. Dilihat dari raut dan karakter wajah, mereka pastinya
bukan orang Indonesia.
Walaupun
kemarahan terlihat kuat di wajah para lelaki berjubah itu, namun
mereka tak bisa merangsek ke depan apalagi mendekati WMBK karena
tempat WMBK itu sudah terlindungi. Dan juga saat itu ada seorang
prajurit MBK yang sedang bersiaga.
Tetapi
WMBK itu merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi. Ia bisa
merasakannya dari enerji hitam yang paparannya sangat kuat terasa di
kulitnya. Dan itu adalah sesuatu yang sangat jarang dirasakan oleh
seorang Wakil MBK. Sejenak ia membatin dan memanggil Polisi Gaib yang
kedatangannya selalu sangat cepat.
Maka,
hanya dalam hitungan menit, seberkas cahaya terang disertai angin
yang menebarkan aroma harum yang khas... melesat dari langit dan
jatuh tepat dekat Wakil MBK. Ketika cahaya memudar dan sirna,
tampaklah sesosok lelaki gagah berseragam khas dan berkaca mata gelap
sejenis kacamata Oakley... bertengger di atas motor BSA era 60an.
Senyum selalu mengembang di wajahnya seolah memamerkan kumis
tipisnya. Siapakah dia? Itulah Mr Chulbul Pandey Alaydrus.
Lelaki
gagah itu menatap tajam pada gerombolan berjubah. Kemudian dia
mencabut selendang yang tersampir di pinggangnya. Selendang itu
kemudian dikibaskannya ke arah mereka. Seketika dari balik selendang
itu keluar cahaya putih terang yang sangat panas menghantam langsung
ke arah golongan berjubah itu. Mendapat serangan yang sangat kuat dan
mematikan itu, ciut juga nyali gerombolan berjanggut yang enerjinya
sangat gelap itu. Mereka bergegas balik arah dan menghilang.
Mr
Chulbul Alaydrus, Sang Jenderal Polisi itu pun tersenyum dan menoleh
sebentar kepada Wakil MBK sebelum langsung cabut dan berlalu bersama
motor besarnya. Entah ke mana. Wakil MBK tersenyum lega.
Setelah itu, beberapa saat kemudian di sebuah tempat di daratan Rusia, di kawasan sebuah bangunan berbentuk kubah besar dengan warna dominan merah... terlihat dua kelompok manusia sedang saling berhadapan. Kelompok pertama adalah orang-orang yang mengenakan jubah dan berjenggot yang datang ke Indonesia dan diusir oleh Mr Chulbul. Tetapi kali ini, di antara mereka ada seorang lelaki lain yang di negaranya sangat dikenal sebagai tokoh supranatural dan menjuarai lomba bio energical. Ia bahkan mampu mengalahkan ahli voodoo.
Adapun
kelompok lainnya, itu tak lain adalah superhero kita, kelompok
pasukan kebenaran atau MBK (Manusia Bunian Kebenaran). Di antara MBK
ini, ada sesosok makhluk sangat besar, hijau dan menyeramkan. Di
tanah Jawa, biasanya dinamai Buta Ijo. Tetapi sesungguhnya ini adalah
sejenis Hulk, makhluk jejadian yang mewujud sebagai khodam karena
kekuatan zikir. Di antara pasukan MBK, juga ada seorang gadis cantik
di garis terdepan dengan semangat berkobar. Juga yang tampak menyolok
adalah keberadaan seorang lelaki berpakaian kerajaan India yang
bersulamkan benang emas. Lelaki ini adalah Panglima Perang MBK atau
Panglima Dari Rusia. Wajahnya... bisa dikenali di halaman background
grup SKB. Juga, dalam pertempuran kali ini, ternyata ada juga Si
Mas... tokoh dari Indonesia. Ia bisa dikenali dengan pakaian adat
Melayunya. Di pangkal lengannya ada gelang mengikat, khas pribumi
jaman dulu.
Sementara
kelompok lawan yang berjubah dan berjenggot, yang datang ke
Indonesia... itu ternyata MBL. Kelompok yang betul-betul
berseberangan dengan MBK. Singkat cerita, bagai cerita jaman dulu, semakin lama
pertempuran itu makin lemah. Pertahanan MBL roboh. Mereka bergerak
mundur. Dengan mundurnya pasukan MBL dari Rusia, maka peperangan
tentu saja diakhiri dengan kemenangan di pihak MBK.
Dari
langit ada cahaya putih terang bergerak turun. Ternyata seorang Syekh
bersorban, bertongkat dan berkalungkan tasbih muncul. Beliau dikenal
sebagai Syekh M. Usianya terlihat seperti 30 an saja. Beliau menyapa
para pasukan MBK sebelum sau per satu pulang kembali ke asalnya.
Adapun Hulk, ia masih berada di medan bekas peperangan. Nafasnya
menggemuruh, menjelaskan betapa besar dan keras badannya. Ia pun
kemudian pamit dan melanjutkan perjalanan. Semua kembali ke asalnya
masing-masing.
Kiranya,
pertempuran itu terjadi karena pasukan MBL tak mengira bahwa kekuatan
di Indonesia sangat besar. Mereka kira bisa menundukkannya dengan
mudah karena selama ini tak ada lawan yang mumpuni mereka. Dan
walaupun mereka meminta bantuan ahli kebatinan dari Ukraina itu, toh
pasukan MBK yang multidimensi alam... berhasil membuat mereka kocar
kacir dan yakin takkan punya nyali mencoba lagi.
Adzan
maghrib menggema di Indonesia. Medan pertempuran di daratan Rusia
sudah senyap. Para MBK multidimensi sudah kembali ke asal
masing-masing. Dan Sang Pengisah pun mau istirahat, menunaikan salat
maghrib.
