Selasa, 21 Oktober 2014

Mencecah Kabut Hitam Di Jakarta (Bagian 1)


Malam itu kota Jakarta dan sekitar nya diliput suasana mistis. Disudut kota, aura mistis itu menyebar kemana-mana. Jakarta dikatakan sebagai kota yang tak pernah tidur.
Kebanyakan warganya senang dengan acara TV tentang mistis. Ratingnya tinggi dan pemasang iklan pun antri untuk dapat tampil dalam acara tersebut. Banyak paranormal yang karirnya meroket setelah dapat masuk layar kaca. Tetapi itu semua adalah madu dunia. Banyak tempat ibadah sangat megah dan besar... tetapi malah sebagai sarang iblis dan pengikutnya yang bersembunyi dibaliknya.

Sungguh celaka lah orang yang menyediakan tempat iblis dan pasukannya dengan bertopengkan tempat ibadah. Menimbang inilah, Pasukan MBK melakukan pembersihan. Kejadiannya lebih hebat dari sebelumnya karena adanya keterlibatan kekuatan asing.

Malam itu saat sedang chatting dengan teman, sang teman berceritera bahwa rumahnya berada dekat dengan sebuah tempat ibadah yang sangat megah. Kemegahannya menyeruak diantara seluruh bangunan di sekitarnya bahkan di seluruh tatanan kota.

Sang teman dengan antusias mengirim foto sebuah rumah yang cuma kelihatan pagarnya saja, tetapi itupun sudah 'wah' sekali. Gila ! Megah sekali. Sang teman kembali mengirim satu foto lain. Kali ini foto bangunan tempat ibadahnya.

Aku hanya bisa geleng-geleng kepala, takjub. Benar-benar takjub. Mungkin uang bagi orang itu hanya bagaikan helaian daun yang berguguran di taman. Perhatianku makin tertarik saja terhadap tempat ibadah itu. Tetapi ketika mencermati bagian luar tempat ibadah itu, ada perasaan yang tidak pas di hati.

Kali ini perhatianku tidak secara zahir saja namun melibatkan batin karena mulai merasakan keanehan di sekeliling bagian luar gambar tersebut. Ada semacam kabut hitam tebal yang menyelimuti. Seharusnya tempat ibadah tidak demikian. Penasaranku semakin membuncah.
Aku pun segera menghubungi WMBK “R” untuk menelisik tempat tersebut. Info dari sang teman, bahwa tempat tersebut dalam masa pembangunan nya beredar isu 'penumbalan'. Dan karena tidak ingin menjadikannya sebagai fitnah, maka kutugaskan WMBK R untuk memastikannya dan untuk mencari tahu penyebab kabut hitam yang menyelimuti tempat ibadah tersebut.

Jangan biarkan tempat ibadah sebagai rumah Tuhan dijadikan kedok. Harus dibersihkan kembali tempat itu sebagai sebagai tempat bermunajat kepada Sang Khalik. Bathinku berkata-kata.

Dengan tidak menunda lagi, WMBK R pun segera berangkat ke lokasi. Sekejap dan cepat, dia sudah kembali dan melaporkan.
"Dugaan Mas Puh benar. Ada sesuatu yang tersembunyi dibalik pembangunan tempat tersebut...", kata WMBK R.
"Baiklah, saya prihatin dengan hal ini. Di manapun, yang namanya tempat ibadah harus sebagai sarana para umat untuk bermunajat, berdoa kepadaNya... ", cetusku sambil menggaruk kepala yang tak gatal. Eekspresi ini rasanya pas dilakukan saat melampiaskan kekecewaan, hehehe...

Kepada WMBK R aku berkata lagi, "Hubungi pemimpin MBK di Jakarta supaya mempersiapkan pasukan di sana. Saya akan melapor ke PD12 untuk mendapatkan izin melakukan tindakan di Jakarta."

"Siap !" sahut WMBK R dan seketika dia pun melesat kembali ke Jakarta.

Adapun aku, sebenarnya agak merasa sungkan untuk melapor ke DRGB. Jadi, aku langsung menuju puri nya Puh Abu Abu Bunian saja.

Sesampai di puri Puh Abu, akupun ternyata tak dapat bertemu dengannya. Dari balik kaca, terlihat dia sedang memimpin rapat dengan timnya di sana. Akhirnya aku kembali ke kediaman DRGB dan melaporkan apa yang sedang terjadi serta memohon restu dari beliau. Alhamdulillah, disetujui.

Baru saja aku akan menyampaikan berita tersebut, WMBK R sudah berkata, "Bismillah...."

Wah, cepat amat paham nya, pikirku bangga. Mereka ternyata sudah siap tempur. Pemimpin MBK Jakarta – HS, ternyata sudah komplit bersama pasukannya.

Aku pun berkata kepada mereka, “Aku merasakan ada siluman lelaki berwajah tirus di tempat ibadah itu. Sepertinya mereka dari luar indonesia. Aku akan memintan bantuan pasukan berkuda akhir zaman utk mengawasi prosesnya. Hati-hati...” ujarku.

Bismillah. Gila, betul-betul gila. Biasanya hanya berupa pesugihan atau apa lah itu sejenisnya. Ini justeru berkoalisi dengan pihak asing. Baru kali ini aku mendengarnya sehingga tentu saja terkejut. Karena tidak ingin terjadi hal-hal yang merugikan, dan mengingat kasus ini bukan kasus kecil dan bisa jadi menggurita kemana-mana, aku pun menghadap Bidadari ke-7 dan memohon kesediaannya untuk membackup pasukan yang ada di darat. Aku juga menghubungi Pangeran R dari Kerajaan Laut Selatan untuk memintanya mengamankan wilayah lautan.

Di lokasi, telah muncul HULK, Jenderal Chulbul Pandey Alaydrus, juga Kuda Terbang yang pernah muncul hingga di videokan di Palestina. Makhluk kahyangan pun bermunculan. Juga Pasukan Berkuda Akhir Zaman, Panglima Burung dan pasukannya, juga Si Penunggang Angin alias The Wind Rider beserta pasukannya. Tak ketinggalan pula makhluk setengah singa setengah rajawali... tumpah ruah. Ramai. Dan pihak lawan pun tak kalah ramai.

Mereka – pihak lawan, rata-rata adalah jin bertanduk satu. Ada pula Siluman Ular. Tubuhnya bersisik tetapi kepalanya berwajah manusia... perempuan. Di antara mereka banyak pula vampire. Makhluk yang sadis-sadis lah ujudnya.

Seperti kejahatan yang nyata dan lahiriah, ini juga sama. Cuma cara yang berbeda. Sejenis Money Laundry. Agak sulit menceritakan jalannya pertempuran karena suasananya sangat hiruk pikuk dan saling baku hantam. Tentunya kita sudah paham dan akrab dengan Pasukan Angin yang dipimpin oleh Si Penunggang Angin alias The Wind Rider. Juga Pasukan Burung yang dipimpin oleh dara cantik dari Sandai yaitu Panglima Burung.

Kedua pasukan ini selalu berkoalisi. Dan jika kekuatan mereka digabungkan, ini akan banyak membinasakan pasukan darat MBL dan jin-jin bertanduk. Dimana anak angina atau tornado level 5 bisa sanggup melalap hampir setengah batalyon pasukan musuh hingga menjadi porak poranda. Tornado level 5 itu merupakan fenomena alam terdahsyat dan ditakuti di daratan Eropa di mana mereka lebih akrab dengan angin tersebut.

Sementara Pegasus (Kuda Terbang) dan makhluk setengah singa dan rajawali (Griffin), mereka berdua juga tak mau kalah dengan pasukan burung dan angin. Mereka menghantam pasukan udaranya MBL yang tunggangannya adalah burung gagak.

Sementara di area lain di hiruk pikuknya pertempuran…. ada WMBK R, Hulk dan Jendral Polisi Chulbul Pandey yang sedang mencoba menerobos rapatnya pertempuran. Perlu perjuangan menerobos pertempuran itu dan tentunya berbahaya.

Akhirnya mereka mendapat apa yang dicari, yaitu Ular Siluman dan vampir. Ini mengingatkan kita pada kejadian awal pertama kali berdirinya group SKB. Saat itu lah bangsa vampir menyerang anggota group. Mereka melakukan serangan secara berkelompok dari Hongaria. Nah, kala itu lah kita mulai membackup serangan dari negara jauh dengan meminta MBK Hongaria agar menahan serangan yang keluar dari negaranya. Sejak saat itu, kita jarang terdengar kiprah vampir kecuali saat terjadi penyerbuan seluruh dunia. Dan ternyata, mereka ada di negara kita sendiri.

WMBK R dan HULK menghantam Ular Siluman, sedangkan Jenderal Polisi Chulbul Pandey berhadapan dengan vampir. Pertempuran masih ramai. WMBK R memisahkan diri dan berkonsentrasi sejenak. Tak lama, tubuhnya mengeluarkan cahaya kuning… dia bercahaya ! Setiap gerakannya, bila menyentuh makhluk berenergi negatif maka mereka akan hancur luluh.(bersambung*)

(Cerita lanjutannya ada di Mencecah Kabut Hitam Di Jakarta Bagian 2)
*Disarikan dari narasi Harry Panca