Harry
Panca
adalah seorang manusia biasa. Karena izinNya Subhanahu Wa Ta'ala, ia
terkoneksi dengan dimensi lain secara khusus dan riil. Dalam kata
lain, ia adalah penghubung antara dimensi alam Manusia Bunian Kebenaran dengan alam manusia kita. Ia bisa pergi ke dimensi Manusia
Bunian Kebenaran
dengan tanpa hambatan sama sekali. Ia mengenal mereka seperti
mengenal keluarganya sendiri di dunia. Bahkan ia telah diangkat
sebagai anak oleh Datuk Raden Guru Besar atau DRGB yang merupakan
sesepuh utama MBK.
Dalam
'jirim' kemanusiaannya, Harry Panca
adalah seorang yang bekerja di sebuah BUMN di Pontianak. Ia
beraktifitas sosial sebagaimana manusia biasa. Seorang ayah dan juga
seorang suami. Tetapi di dimensi lain, ia laksana Komandan Penghubung yang
memenej hubungan antara dunia nyata dan dunia gaib. Laporan dan intruksinya selalu segera di-follow up oleh seluruh
kekuatan empat penjuru alam, langit dan bumi. Internasional dan interdimensional.
![]() |
| Harry Panca (kaos putih) bersama seorang temannya di gerbang Kerajaan PD 12. |
Dalam
kehambaannya, lelaki kelahiran Pontianak, 12 Januari 1969 ini tak
pernah tahu dan tak pernah mengerti, kenapa ia berada dalam posisi
antar dimensi. Tetapi ketika fakta dan pemahaman kehidupan sudah membawanya pada pengertian
betapa kayanya alam yang diciptakan Allah Yang Maha Kuasa, maka iapun
menerimanya sebagai takdir hidupnya. Ia bahkan telah didatangi langsung oleh seorang Senopati yang merupakan utusan dari penguasa dasar samudera - Kanjeng
Ratu Laut Selatan
(KRLS). Utusan itu menyampaikan sebuah gulungan surat berstempel kerajaan yang berisi pesan tugas. Tugas apa? Cuma Harry Panca yang tahu tentunya. Yang jelas, menurut Harry Panca... KRLS itu sosok yang berbeda sama sekali
dengan imej beliau yang telah mengemuka di dunia nyata. Beliau bukan
Ratu Roro Kidul, bukan Nyi Blorong. Mereka bertiga ternyata sosok
yang berbeda sama sekali. (Kelak...
menyusul segera artikel tentang ini).
Sebagai
seorang penghubung atau konektor antar dimensi, Harry
Panca
juga sering beranjangsana ke dimensi Manusia Bunian Kebenaran yang
pusat kerajaannya terletak di Padang 12, Ketapang – Kalimantan Barat. Bagi
mata telanjang manusia biasa, Padang 12 hanyalah sebuah tempat putih
tandus yang sangat lengang dan terabaikan. Tetapi, bagi mereka yang
bisa 'melihat'... di atas tanah tandus itu justeru berdiri gerbang
megah Kerajaan. Kerajaan yang secara teknologi pun bahkan lebih
tinggi peradabannya daripada kita - manusia biasa di dunia nyata.
Mobil-mobilnya mewah. Bahkan rumah-rumah mereka pun laksana kastil.
Seringkali
ketika saya sedang WhatsAppan dengan Harry
Panca...
sambil dia membalas pesan saya, hal ruhnya dia justeru sedang berada
di tempat lain. Kadang ia sedang bersama para MBK di Padang 12, atau
juga di Ukraina sedang dalam pertempuran. Atau sedang di pesawat
pribadi Abu
Bunian, yang menurut Harry, pesawatnya mirip dengan pesawat milik X Man. Hal-hal yang dialaminya sangat riil bagi dirinya. Jika ia terluka dalam pertempuran misalnya, maka dalam keseharian, ia akan merasakan kesakitan yang sama di tubuhnya.
Sejauh
ini, Harry
Panca
adalah satu-satunya sumber saya dalam penulisan berbagai artikel di
sini. Apa yang diceritakannya, itulah yang terjadi dan dialaminya.
Semoga menjadi hikmah bagi kita semua. (*)
Who's Harry Panca
![]() |
| Harry Panca (white dress) with his friend in the gate of the Padang 12 Kingdom (if you can see) |
He's a truly ordinary human actually. But in many things, can be said that he's bestowed by the Creator with the ability to connect with people in the other dimension. To me my self, he is just like a connector between the real world that I live in and the invisible world that I alone honestly cannot see it. He can go to that world with no any difficulty at all. If you ever seen the Narnia movie, Joe Percy, Harry Potter and some kind similar movies... then you must be can imagine how this man does it. Can you?
By the way, who's that man? Is he a real? Truly exist?
Well, I called him Harry Panca. That's his genuine name. From him I heard so many things of the truth that I used to know of it from since long years ago. But all of I knew before now were rather like the bed stories which in some parts probably no more than fiction. And it's absolutely different than any stories that told by Harry Panca to me. Even some old stories that I found in the history books officially... in fact, according to Harry Panca they are fictive !
If you looked at his appearance, you won't believe that Harry Panca is a man who can travel and visit to the other world. He's a very humble person, has a great sense of humor and definitely very human. In his daily life, he works in a government company in Pontianak, Kalimantan – Indonesia. But in other world, he is like a commander and also a connector who manages the relations between the real world and the magic (invisible) world. His commands are linkable to the whole of the worlds. He's connected to the all powers whether internationally or inter dimensionally.
According to this man who was born in Pontianak, 12 January 1969, he neither known nor understood why he is in a position like he is in now. As a muslim who believes in a ghaeeb (unseen) thing, he accepted it as the absolute power of Allah. And for him, that's one of his destiny which he should take it contently.
Many times when I was chatting with him through the WhatsApp, while he was writing me... seems at the same time his soul was being in the other places. One time he was in the Kingdom of The Truth People named Padang 12 Kingdom. In other time, he was in Ukraine with his squad of the Truth People and they were battling with the bad power squad who will always be their enemy until the world ends.
And sometimes... when he delayed to reply, seemed he was joining with his close friend in the unseen world named Abu Bunian. Harry Panca said, Abu Bunian has an incredible jet which similar with the X-Man's. “I already two times be invited to his jet and he took me tour around,” Harry Panca told me.
So far, Harry Panca is the only one of my source in writing articles for this blog. All stories that he told me were not fictive. They are true. You can believe it if your brain is able to accept. And you are not prohibited to refuse it if everything I told you here was too hard to believe. Take it if you believed and leave it if you don't. To the Only God we are returning. (*)

